Duniaku tak seperti yang kau bayangkan
Mungkin ini tak sekeras batu karang, tapi cukup membuatku
lelah
Hal ini dan hal itu yang membuatku tak bisa menikmati
indahnya dunia
Menikmati bagaimana rasanya berkumpul dan bercanda ria
dengan semua orang
Kekuranganku mumbuatku terkucil dari dunia ini
Kenapa aku tak bisa melakukan hal yang orang lain lakukan?
Kenapa langkahku selalu tertinggal jauh dari orang-orang?
Kenapa tanganku tak cukup untuk menggapai semua asa dan
impian?
Kenapa dan kenapa semua hal itu harus terjadi pada diriku...
Tuhan?
Kekuranganku menjadikanku seperti katak dalam tempurung
Menunggu kesadaran orang-orang untuk menengok apa yang ada
dalam tempurung itu
Menunggu belas kasihan orang-orang untuk mengeluarkan katak
dalam tempurung itu
Semua itu membuatku menghela napas panjang karena semua
orang mungkin tak akan peduli dengan hal konyol itu
“Iri” mungkin hanya kata itu yang bisa kuucapkan
Ketika aku meihat semua orang-orang berlari dan menggapai
impiannya
Tapi ke-iri-anku ani memang tak beralasan
Ketika mereka berjuang mati-matian melawan kerasnya
kehidupan
Sedangkan Aku?
Jangan pedulikan aku, diriku, dan semua kehidupanku!!
Aku mungkin harus merangkak dulu untuk mengejar
mereka-mereka yang sudah terlebih dulu berjalan bahkan berlari
Aku mungkin harus menerima sindiran hinaan karena aku memang
tak bisa berlari seperti mereka
Perihnya kehidupan ini membuatku ciut dan terus menutup mata
Duniaku, inilah duniaku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentarnya